Microsoft Berhasil Menjual 1,2 Juta Unit Xbox One di Bulan November

Bulan November kemarin nampaknya menjadi momen yang sangat berharga bagi Microsoft. Mereka pun menuai pendapatan besar dengan adanya momen Black Friday.

Sony akan Mulai Pasarkan PS4 dan PS Vita di Cina pada Januari Mendatang

Cina kini menjadi wilayah penjualan baru untuk produk konsol game dunia. Setelah sebelumnya Microsoft menjadi perusahaan pertama yang merilis konsol game setelah 14 tahun vakum, maka kini hal tersebut diikuti oleh pesaingnya, yakni Sony.

United Siap Buat De Gea Jadi Kiper Terkaya Dunia

Manchester United bakal menawarkan kontrak yang akan membuat David de Gea menjadi kiper terkaya di dunia, menurut laporan yang diturunkan oleh media Inggris, The Sun.

Legenda Man United Ini Yakin Falcao Sukses di Old Trafford

Legenda Manchester United, Denis Law yakin bahwa Radamel Falcao akan segera menemukan kenyamanan bermain di Premier League dan itu akan berdampak bagus bagi klub.

Senin, 27 Oktober 2014

Review: Van Persie Gagalkan Kemenangan Chelsea


Duel seru lanjutan kompetisi Liga Inggris kemarin malam antara Manchester United vs Chelsea benar-benar berjalan sengit.

Laga yang berlangsung di Old Trafford tersebut sudah mulai panas sejak menit awal dimulainya laga oleh wasit. Meski tampil tanpa penyerang andalan mereka, Wayne Rooney, tuan rumah sudah tampil bagus di babak pertama.

Namun sayang pasukan Louis Van Gaal tersebut harus puas dengan skor imbang 1 – 1.

Setan Merah mengandalkan serangan dari sisi sayap yang diisi oleh Angel Di Maria dan Adnan Januzaj. Peluang bagus Di Maria ketika tendangan First Timenya masih melebar ke atas gawang Thiabaut Courtois.

Chelsea sendiri bukannya tanpa peluang. Kesempatan emas mereka dapatkan melalui tembakan Drogba dan David De Gea bisa menahan tembakan Drogba.

Hazard memiliki peluang bagus setelahnya. Striker asal Belgia tersebut hampir membawa Chelsea unggul andai ia berhasil menaklukan De Gea dengan posisione on one. Namun sayangpeluang tersebut hanya menghasilkan corner kick.

Dari corner kick itulah gol Chelsea tercipta. Cesc Fabregas memberikan umpan ke tiang dekat dimana Drogba mampu memenangi duel udara melawan Rafael dan menempatkan bola di sudut yang sulit dijangkau De Gea.

Setelah gol tersebut, Manchester United semakin gencar melakukan serangan. Tendangan bebas yang dikirimkan oleh Di Maria disambut tandukan Fellaini dan bola bisa ditepis Courtois.

Beruntung bagi United karena Van Persie berdiri di tempat yang tepat untuk mencetak gol dari bola rebound.
Berikut cuplikan golnya :





Susunan Pemain:
Manchester United (4-2-3-1): De Gea; Rafael, Smalling, Rojo, Shaw; Blind, Fellaini; Januzaj, Mata (Wilson), Di Maria; Van Persie.

Chelsea (4-2-3-1): Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Filipe; Matic, Fabregas; Willian (Zouma), Oscar (Mikel), Hazard (Schurrle); Drogba.


Statistik Pertandingan Manchester United - Chelsea:
Penguasaan bola: 51% - 49%
Shots (on goal): 19 (7) - 9 (4)
Corner: 4 - 7
Pelanggaran: 13 - 14
Offside: 0 - 2
Kartu kuning: 3 - 7
Kartu merah: 0 - 1.

Sabtu, 25 Oktober 2014

FOKUS: Louis Van Gaal Vs. Jose Mourinho, Duel Guru Lawan Murid

Di balik ketegangan laga Chelsea vs. United, ada nuansa kerinduan dan persaingan antara guru dan murid yang juga patut disimak: Van Gaal vs. Mourinho.


Januari tahun ini, Luis van Gaal datang ke London untuk menyampaikan sepatah dua patah kata dalam acara makan malam yang digelar oleh Football Writers’ Association. Acara itu merupakan penghormatan untuk Jose Mourinho.

“Saya selalu menjadi ‘Louis van Gaal yang arogan’, tapi sekarang saya rendah hati karena ia lebih baik dari saya,” ujar pria Belanda ini pada mantan muridnya dalam pembicaraan yang hangat dan bersahabat.

Keluar dari mulut seorang lelaki yang pernah mengklaim ‘tak perlu belajar lagi’ dalam hal melatih, tentu ini merupakan pujian dan cerminan atas kentalnya hubungan di antara dua orang ini, yang pertama kali bertemu saat Van Gaal mewarisi kursi kepelatihan Barcelona dari Bobby Robson di 1997.

Minggu (26/10), Mourinho akan membuktikan bahwa Van Gaal benar dan menunjukkan dirinya telah melampaui gurunya saat Chelsea menantang Manchester United di Old Trafford.

Ini benar-benar duel antara guru dan murid dan pandangan Mourinho terhadap Van Gaal – “teman baik dan lelaki hebat” – menggaris bawahi peran sang pria Belanda dalam pencapaian Mourinho dalam karir kepelatihannya.

Saat Van Gaal tiba di Camp Nou, Mourinho nyaris kehilangan pekerjaannya setelah bekerja bersama Robson sebagai penerjemah – jabatan yang membuatnya dihina oleh suporter Barcelona – sembari membantu menyusun rencana latihan, menganalisis musuh, dan berbicara dengan pemain lewat instruksi taktik.

Ia marah terhadap pandangan yang menyatakan bahwa dirinya akan mendatangkan keuntungan kalau dilepas, ia mendatangi presiden Barcelona Josep Lluis Nunez, dan menegaskan dirinya pantas dipertahankan karena perannya dalam mendatangkan Piala Raja, Piala Super Spanyol, dan Piala Winners Eropa.

“Mourinho sangat marah saat itu,” jelas Van Gaal. “Ia sangat marah dan berteriak. Itu sangat menarik perhatian saya, karena ia emosional dan ia benar.”

“Saya memintanya untuk jadi pelatih, karena ia mengenal tim dan ia bisa membantu saya. Ia mengatakan ‘ya’ dan bertahan selama tiga tahun bersama saya.”

“Ia menganalisis setiap laga untuk saya dan melakukannya dengan sangat baik. Ia mengambil alih latihan individu dan saya juga mengizinkannya memimpin dalam laga Piala Catalunya. Ia memenangkannya.”

Hubungan mereka semakin erat, sejalan dengan prestasi dalam skuat. Tim idaman Van Gaal – Mourinho sukses membawa pulang gelar La Liga dan Piala Raja.


Tahun 2000, Mourinho melepaskan diri dan jadi meniti karirnya sendiri dengan memimpin Benfica dan ia tak pernah menengok ke belakang.

Prestasi Mourinho melejit. Ia telah meraih tujuh gelar Liga di empat negara, sembilan trofi domestik, satu Piala Uefa, dan dua gelar Liga Champions bersama dua klub berbeda, torehan yang hanya mampu dicapai empat manajer lain.

Gelar Eropa terakhirnya diraih saat ia melatih Internazionale di 2010, ketika ia menghadapi Bayern Munich asuhan Van Gaal. Mou unggul saat itu, Inter menang 2-0 atas Bayern di Madrid.

Van Gaal sendiri merupakan salah satu dari ‘empat manajer lain’ yang prestasinya mampu disamakan dengan Mourinho. Ia telah memenangkan tujuh gelar liga di tiga negara, ditambah tujuh trofi domestik, satu Piala Uefa, dua Piala Super, Piala Intercontinental, dan Liga Champions. Pelatih 63 tahun ini juga telah menunjukkan bahwa dirinya belum kehilangan sentuhan magis ketika membawa Belanda ke semi-final Piala Dunia.

Walau berperan sebagai guru dan murid, filosofi mereka tentang sepakbola jelas sangat berbeda. “Ia [Mourinho] melatih untuk menang. Saya melatih untuk menyajikan sepakbola indah dan menang. Cara saya lebih sulit,” ujar Van Gaal sebelum final Liga Champions 2010.
Di awal musim ini, Chelsea asuhan Mou malah menunjukkan sepakbola menyerang – tapi tetap saja label ‘seorang pragmatis yang mengutamakan kemenangan daripada keindahan ‘ masih belum lepas dari sang pria Portugal.

The Blues yang tampil gemilang musim ini pun akan berkunjung ke Old Trafford sebagai unggulan, bahkan ketika mereka tak bisa memainkan Diego Costa.

Pasukan Mourinho sudah unggul 10 poin dari United di klasemen Liga Primer, lima poin dari Manchester City yang ada di peringkat kedua, dan mereka adalah satu-satunya tim yang belum kalah. Keberadaan Cesc Fabregas, Oscar, dan Eden Hazard juga menyajikan permainan dengan intensitas tinggi, teknik, dan ancaman bagi lawan di pertahanan mereka.

Ini adalah sepakbola yang diidamkan Van Gaal, tapi ia masih belum bisa mewujudkannya sejauh ini. Skuatnya masih tidak seimban dan diserang masalah cedera.

United melakoni pertandingan yang cukup ramah di awal musim ini, tapi mereka hanya mampu meraih tiga kemenangan di delapan laga awal, dan Chelsea adalah ujian pertama melawan tim besar sebelum menghadapi derby Manchester seminggu setelahnya.

Van Gaal mungkin tergoda untuk menggunakan strategi serangan balik yang ia terapkan di skuat Piala Dunia, tapi pertahanan United tidak mendukung hal tersebut. Mereka sudah kebobolan 12 gol, lebih banyak dari tim manapun yang ada di 10 besar.

United pasti akan berkembang seiring belanja-boros mereka mulai menyatu dengan tim, tapi mereka akan menghadapi Chelsea yang sedang dalam performa puncak, dan ada di bawah asuhan seorang manajer yang ada di puncak karirnya.

Mourinho pasti ingin menunjukkan pada kawan lamanya itu, bahwa sekarang ia adalah bosnya.

Jumat, 24 Oktober 2014

Samsung Galaxy S5 Plus hadir dengan Prosesor Lebih Cepat dibanding Galaxy S5

Samsung Galaxy S5 Plus (G901F) telah diluncurkan di negara Belanda, yang merupakan varian Galaxy S5 dengan prosesor lebih cepat yaitu Qualcomm Snapdragon 805 berkecepatan 2.5GHz menggantikan Snapdragon 801 dari versi Galaxy S5 aslinya. Hal ini juga membawa peningkatan pada GPU karena S5 plus menggunakan Adreno 420 yang menggantikan 330 pada S5.




Selain prosesor, memang spesifikasi Galaxy S5 Plus bisa dikatakan sama dengan pendahulunya yaitu layar 5.1 inci FULL HD, memori RAM 2GB, baterai 2,800 mAH serta internal storage 16GB.

Namun bila dibandingkan Galaxy Note 4, S5 Plus ini sebenarnya menggunakan prosesor jenis sama tapi dengan kecepatan yang lebih rendah karena Note 4 memiliki kecepatan 2.7 Ghz sedangkan S5 Plus hanya memiliki clock 2.5 Ghz yang mungkin disebabkan karena faktor bodi dari S5 plus.

Samsung Galaxy S5 Plus akan tersedia pada akhir Oktober di Eropa dengan pilihan warna hitam, biru, emas dan putih dengan harga 600 EURO atau 9 jutaan rupiah, semoga saja S5 plus juga akan menyusul masuk Indonesia nantinya.

Selasa, 14 Oktober 2014

Hari Tanpa Bra (12-13 Oktober)



Mengampanyekan sesuatu yang unik seperti jalan di pusat kota mungkin sudah biasa. Tapi sejak 2011, sekitar 30 negara di seluruh dunia merayakan hari pembebasan payudara alias 'No Bra day' selama 24 jam untuk meningkatkan kesadaran kesehatan payudara.

Kamis, 09 Oktober 2014

Dua Handphone Fantasy Selfie Terbaru dari Mito Ditawarkan dengan Harga Kurang dari 1,5 Juta Rupiah

Geliat pasar smartphone dengan kamera selfie saat ini memang tengah marak-maraknya. Tak hanya produsen smartphone ternama dunia yang turut serta dalam meramaikan pangsa pasar tersebut. Mito sebagai salah satu produsen smartphone lokal juga tak mau ketinggalan. Bahkan mereka telah secara resmi merilis dua smartphone selfie terbarunya, yakni Fantasy Selfie 2 A18 dan A330.

Senin, 06 Oktober 2014

Review: United Tundukkan Everton


Manchester United menjamu Everton dalam matchday ketujuh Premier League 2014-15. Pertandingan ini digelar di Old Trafford pada Minggu (05/10).

Penampilan gemilang Angel Di Maria dan David De Gea mampu memberikan kemenangan untuk United. Di Maria mencetak gol pertama United yang kemudian disamakan oleh Steven Naismith. Falcao kembali membawa United unggul dan De Gea tampil sensasional menghalau semua tembakan Everton.

Filosofi Louis van Gaal segera terlihat sejak menit pertama pertandingan. United nampak nyaman menguasai bola dan bisa mengendalikan permainan sejak awal. United terutama terlihat sangat aktif lewat sayap kiri yang ditempati Angel Di Maria.

Namun kemudian Everton bisa perlahan-lahan mampu mengambil alih penguasaan bola. Hanya saja, Everton nampak kesulitan menciptakan peluang untuk menembus pertahanan United.

The Red Devils akhirnya bisa membuka skor ketika pertandingan memasuki menit ke-27. Permainan sayap United menunjukkan hasilnya.Rafael menyisir dari sayap kanan dan mengirim umpan silang ke depan gawang Tim Howard.

Bola sempat dihalau oleh Phil Jagielka namun kemudian dikuasai oleh Juan Mata yang mengirimkannya kepada Angel Di Maria. Tanpa mengontrol bola, Di Maria langsung menembakkan bola yang bersarang di gawang Howard.

Di Maria terus menjadi pemain paling berbahaya bagi United sepanjang sisa babak pertama. Namun meski mengendalikan permainan, United justru harus menghadapi penalti pada ujung babak pertama.

Luke Shaw menjatuhkan Tony Hibbert dan wasit Kevin Friend tanpa ragu menunjuk titik putih. Sayang bagi Everton, Leighton Baines gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor dengan baik. Tendangan penalti Baines mampu diselamatkan oleh David De Gea. Babak pertama pun diakhiri dengan keunggulan satu gol United.

Everton bermain lebih agresif pada babak kedua. Sayangnya, Everton juga banyak melakukan kesalahan ketika sudah mendekati gawang United. Namun usaha The Toffees untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil sepuluh menit memasuki babak kedua.

Dari skema tendangan bebas, Baines dan Gareth Barry saling bertukar umpan sebelum kemudian bola dikirim ke depan gawang De Gea. Steven Naismith berhasil lolos dari pengawalan para defender United dan dengan bebas menyundul bola ke gawang United. Skor imbang 1-1.

United nampaknya tak akan puas hanya bisa bermain imbang di kandang sendiri. Pada menit ke-62, gol perdana Falcao membawa United kembali unggul. Menerima umpan terobosan Di Maria, Falcao yang lolos dari jebakan offside dengan mudah mengarahkan bola ke gawang Tim Howard.

Memasuki 20 menit terakhir pertandingan, Roberto Martinez dan Louis van Gaal sama-sama melakukan banyak pergantian taktis. Everton yang ngotot ingin menyamakan kedudukan nampak lebih agresif dalam menyerang. Namun justru serangan balik United yang nampak lebih berbahaya.

Everton semakin giat menggempur pertahanan United memasuki menit-menit terakhir pertandingan. Untungnya bagi United, De Gea tampil sensasional dan mampu menghalau setiap ancaman yang diberikan oleh Everton.

Hingga laga berakhir, United bisa mempertahankan keunggulan mereka. Dengan hasil ini, United untuk sementara menempati posisi empat klasemen sementara dengan 11 poin. Sementara itu, Everton terpuruk di peringkat 17 dengan enam poin dari tujuh pertandingan.


Statistik Manchester United - Everton

Penguasaan bola: 51% - 49%

Shot (on goal): 15 (4) - 10 (6)

Corner: 11 - 6

Pelanggaran: 18 - 11

Kartu kuning: 4 - 3

Kartu merah: 0 - 0


Susunan pemain Manchester United: De Gea; Rafael, McNair, Rojo, Shaw (Blackett, 71'); Valencia (Fellaini, 79'), Blind, Mata, Di Maria; Van Persie, Falcao (Wilson, 73').


Susunan pemain Everton: Howard; Hibbert (Browning, 78'), Stones, Jagielka, Baines; Besic, Barry; McGeady (Osman, 77'), Naismith, Pienaar (Oviedo, 62'); Lukaku.

Jumat, 03 Oktober 2014

Sejarah (3 Oktober): Debut David De Gea Di La Liga Spanyol

Lima tahun lalu kiper utama Manchester United, David De Gea, menjalani debut manisnya di La Liga Spanyol bersama Atletico Madrid.